| Navigation |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
antena kaleng untuk wi-fi |
|
| |
berikut ini pipit ambil dari : http://teknologipraktis.org/
June 7th, 2006
Kaleng, yang terbayang oleh kita adalah benda sangat biasa yang menjadi tempat buat susu bubuk atau makanan lainnya. WiFi, yang ini adalah teknologi tinggi yang sepertinya mahal. Apa kaitan keduanya? Sepertinya tidak ada, tetapi ternyata kaleng bekas bisa menjadi antena buat jaringan WiFi! Ingin tahu cara membuatnya? Ikuti artikel berikut ini..
Pertama-tama kita akan daftar dulu bahan-bahan yang dibutuhkan serta alat-alat yang diperlukan. Sebelumnya keahlian yang dibutuhkan untuk membuat antena ini cukup sederhana, yaitu tahu apa itu WiFi, cara memanfaatkannya dan tentu saja tahu serba sedikit tentang komputer. Dibutuhkan juga keberanian untuk melakukan sesuatu yang baru (bagi yang belum pernah) yaitu menyolder.
Bahan
Kaleng, tentu saja. Diameter 8,3 cm dan tinggi 21 cm (idealnya)
- N-type female connector
- Kabel tembaga berdiameter 2 mm dengan panjang 4 cm
Alat
- Pembuka kaleng
- Penggaris
- Alat untuk menyolder dan timah solder
- Bor
- Tang
- Kunci pas
- Palu
Cara Membuat
- Buang salah satu sisi atas/bawah dari kaleng. Bila kaleng yang tutupnya bisa dibuka, hal ini tidak diperlukan lagi.
- Dari sisi yang masih tertutup, ukur sepanjang 6,2 cm dan beri tanda.
- Dengan menggunakan bor, lubangi tanda tadi mulai dari kecil hingga lubangnya pas buat N-type connector. Bersihkan sekitar lubang dari cat yang menempel agar didapat kontak elektrik yang baik.
- Ambil kabel tembaga, haluskan salah satu ujungnya dan beri sedikit timah solder untuk memudahkan penyolderan selanjutnya.
- Dengan alat solder, solder kabel tadi pada tengah-tengah N-type connector. Usahakan kabel tembaga dapat tegak lurus diatas pin dari N-type connector.
- Ukur kabel tambaga tersebut dari dudukan kabel dan pin setinggi 3,05 cm. Lalu potong sisa kabelnya.
- Pasang N-type connector tersebut pada kaleng dengan kabel menghadap ke dalam. Dan… viola, jadilah antena WiFi yang murah meriah dan fungsional.
Referensi
- Radio Laboratory Handbook, of the ICTP “School On Digital Radio Communications for Research and Training in Developing Countriesâ€, Volume 1: Cables and Antennas, February 2004, by Prof. Dr. Sandro M. Radicella and Prof. Dr. Ryszard Struzak. site: http://wireless.ictp.trieste.it
|
|
|
|
|
|
| |
Today, there have been 3 visitors (7 hits) on this page!
jangan lupa baca basmalah dan hamdalah
|
|
|
|
|
|
|
|